Petunjuk teknis ini dibuat berdasarkan Surat Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional No. 20 Tahun 2005 Tentang Kata Utama dan Ejaan Untuk Nama Pengarang Indonesia yang memuat ketentuan pokok penentuan kata utama dan ejaan untuk tajuk nama pengarang Indonesia. Melalui petunjuk teknis ini ketentuan pokok tersebut diberikan uraian penjelasan dan dilengkapi dengan contoh-contok sehingga ketentuan te…
Tujuan utama program preservasi adalah untuk melesrtarikan bahan perpustakaan baik pelestarian bentuk fisik dengan mempertahankan bentuk aslinya dan pelestarian kandungan informasinya. Penjilidan bahan perpustakaan merupakan salah satu solusi dalam menangani bahan perpustakaan yang mengalami kerusakan. Koleksi buku lama yang terbit puluhan tahun yang lalu, memiliki kondisi yang rentan akan keru…
In China the tradition of a book society is longer than anywhere else in the world. Chinese paper making, calligraphy and woodblock printing date from very early ages, but have for a very long time remained almost unknown to the Western world. At the IFLA satellite meeting “Chinese Written and Printed Cultural Heritage and Library Work” in Hangzhou in 2006 the richness of present day book h…
Penyusunan pedoman ini bertujuan sebagai upaya memudahkan pustakawan dan pengelola perpustakaan dalam mengolah bahan perpustakaan sumber elektronik (e-resources). Pustakawan dan pengelola perpustakaan diharapkan dapat memahami bagaimana pengolahan bahan perpustakaan sumber elektronik (e-resources) dan dapat menerapkannya, sehingga mampu melakukan kegiatan pengolahan sumber elektronik (e-resourc…
Pedoman ini hanya akan menguraikan tentang katalog subjek yang disusun secara alfabetis, yang juga hanya merupakan satu aspek yaitu tajuk subjek. Proses pembuatan tajuk subjek dalam katalogisasi disebut pengatalogan subjek (subject cataloging). Pengatalogan subjek adalah mendaftarkan di bawah satu kata atau istilah atau frasa yang seragam dari semua bahan perpustakaan tentang suatu subjek terte…
Pedoman ini disusun dengan tujuan dapat dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan pengolahan bahan perpustakaan di Perpustakaan Nasional RI, sehingga memudahkan dalam mengolah bahan perpustakaan dan menyebarkan informasi. Dengan adanya pedoman ini diharapkan kegiatan pengolahan bahan perpustakaan dapat dilaksanakan sesuai standar, lebih akurat, konsisten dan ketaatazasan.
Digital Humanities remains a contested, umbrella term covering many types of work in numerous disciplines, including literature, history, linguistics, classics, theater, performance studies, film, media studies, computer science, and information science. In Traces of the Old, Uses of the New: The Emergence of Digital Literary Studies, Amy Earhart stakes a claim for discipline-specific history o…
This Open Access book explores the concept of digital epistemology. In this context, the digital will not be understood as merely something that is linked to specific tools and objects, but rather as different modes of thought. For example, the digital within the humanities is not just databases and big data, topic modelling and speculative visualizations; nor are the objects limited to compute…
Undang Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan Pasal 23 ayat (1) mengamanatkan bahwa setiap sekolah/madrasah menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan standar nasional pendidikan. Standar nasional perpustakaan tersebut terdiri atas standar koleksi perpustakaan, standar sarana dan prasarana, standar pelayanan perpustakaan, standar tena…
Perpustakaan perguruan tinggi merupakan bagian integral dari Perguruan Tinggi dalam melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, adalah perpustakaan yang merupakan bagian integral dari kegiatan pendidikan, penelitian berfungsi sebagai pusat sumber belajar, untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Adapun yang termasuk dalam katagori perpustakaan perguruan…